1. Pengertian dan Prinsip Kerja LAN
* LAN adalah jaringan sejumlah sistem komputer yang lokasinya terbatas di dalam satu gedung
* Adapun penggunaan LAN itu sendiri mengakibatkan semua komputer yang terhubung dalam jaringan dapat bertukar data atau dengan kata lain berhubungan. Kerja sama ini semakin berkembang dari hanya pertukaran data hingga penggunaan peralatan secara bersama. LAN yang umumnya menggunakan hub, akan mengikuti prinsip kerja hub itu sendiri.
2. Komponen - Komponen Dasar LAN
* Workstation
adalah node atau host yang berupa suatu sistem komputer.
Workstation dapat bekerja sendiri dapat pula menggunakan jaringan untuk bertukar data dengan workstation yang lain.
* Server
adalah perangkat keras yang berfungsi untuk melayani jaringan dan workstation yang terhubung pada jaringan tersebut. Berdasarkan jenis pelayanannya dikenal disk server, file server, print server.
* Link (hubungan)
beberapa contoh dari link adalah :
1. Kabel Twisted Pair
* kabel ini terbagi 2 yaitu, Shielded Twisted Pair dan Unshielded Twisted Pair (UTP)
* Lebih banyak dikenal karena merupakan kabel telepon
* Relatif murah
* Jarak yang pendek
* Mudah terpengaruh oleh gangguan
* Kecepatan data yang dapat didukung terbatas, 10-16 Mbps
2. Kabel Coaxial
* Umumnya digunakan pada televisi
* Jarak yang relatif lebih jauh
* Kecepatan pengiriman data lebih tinggi dibanding Twisted Pair, 30 Mbps
* Harga yang relatif tidak mahal
* Ukurannya lebih besar dari Twisted Pair
3. Kabel Fiber Optic
* Jarak yang jauh
* Kecepatan data yang tinggi, 100 Mbps
* Ukuran yang relatif kecil
* Sulit dipengaruhi gangguan
* Harga yang relatif masih mahal
* Instalasi yang relatif sulit
* Network Interface Card (NIC)
adalah suatu workstation yang tidak dhubungkan secara langsung dengan kabel jaringan ataupun tranceiver cable, tetapi melalui suatu rangkaian elektronika yang dirancang khusus untuk menangani network ini.
* Network Software
software ini yang memungkinkan sistem komputer yang satu berkomunikasi dengan sistem komputer yang lain.
3. Peralatan Pendukung LAN
a. Repeater
* Pada OSI, bekerja pada lapisan physical
* Meneruskan dan memperkuat sinyal
* Banyak digunakan pada topologi bus
* Penggunaannya mudah dan harga relatif murah
* Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan sehingga penyampaian data secara broadcast
* Hanya memiliki satu domain collision sehingga bila salah satu port sibuk maka port - port yang lain harus menunggu
b. Hub
* Bekerja pada lapisan physical
* Meneruskan sinyal
* Tidak memiliki pengetahuan tentang alamat tujuan
* Penggunaannya relatif mudah dan harga yang terjangkau
* Hanya memiliki satu buah domain collision
c. Bridge
* Bekerja di lapisan Data Link
* Telah menggunakan alamat - alamat untuk meneruskan data ke tujuannya
* Secara otomatis membuat tabel penterjemah untuk diterima masing - masing port
d. Switch
* Bekerja di lapisan Data Link
* Setiap port di dalam switch memiliki domain collision sendiri - sendiri
* Memiliki tabel penterjemah pusat yang memiliki daftar penterjemah untuk semua port
* Memungkinkan transmisi secara full duflex ( dua arah )
e. Router
* Router berfungsi untuk menyaring atau memfilter lalu lintas data
* Menentukan dan memilih jalur alternatif yang akan dilalui oleh data
* menghubungkan antar jaringan LAN, bahkan WAN
4. Topologi LAN
Topologi jaringan adalah susunan lintasan aliran data di dalam jaringan yang secara fisik menghubungkan simpul yang satu dengan simpul yang lainnya.
Beberapa topologi jaringan yang ada dan dipakai hingga saat ini:
* Topologi Star
adalah beberapa simpul/node dihubungkan dengan simpul pusat/host, yang membentuk jaringan fisik seperti bintang.
* Topologi Hierarki
berbentuk seperti pohon bercabang yang terdiri dari komputer induk (host) dihubungkan dengan simpul/node lain secara berjenjang.
* Topologi Bus
beberapa simpul/node dihubungkan dengan jalur data (bus). Masing - masing node dapat melakukan tugas - tugas dan operasi yang berbeda namun semua mempunyai hierarki yang sama.
* Topologi Ring
Bentuk ini merupakan gabungan bentuk topologi loop dan bus, jika salah satu simpil/node rusak, maka tidak akan mempengaruhi komunikasi node yang lain karena terpisah dari jalur data.
* Topologi Mesh
adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan.
Kelebihannya:
* Hubungan dedicated links menjamin data langsung di kirimkan ke tujuan tanpa harus melalui komputer lainnya sehingga dapat lebih cepat
* Memiliki sifat Robust, yaitu apabila terjadi gangguan pada koneksi komputer A dengan komputer B karena rusaknya kabel koneksi antara A dan B, maka gangguan tersebut tidak akan mempengaruhi komputer A dengan yang lainnya
* Privacy dan Security pada topologi mesh lebih terjamin karena komunikasi yang terjadi antara 2 komputer tidak akan dapat di akses oleh komputer lainnya.
* Memudahkan proses identifikasi permasalahan pada saat terjadi kerusakan koneksi antar komputer.
Kekurangannya:
* Membutuhkan banyak kabel dan port I/O
* Membutuhkan biaya yang relatif mahal
* instalasi dan konfigurasi lebih sulit
* Banyaknya kabel yang digunakan, sehingga memerlukan space
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
0 komentar:
Posting Komentar